Sistem Hidroponik Substrat Yang Perlu Anda Tahu

Sistem Hidroponik Subsrat – Tahukah Anda apa itu hidroponik substrat? Hidroponik yang berasal dari kata Yunani, yakni hidro yang artinya air dan ponus yang berarti daya. Dengan begitu, hidroponik bisa diartikan sebagai memberdayakan air.

Kegunaan air sebagai dasar pembangunan tubuh tanaman serta berperan didalam proses fisiologi tanaman. Di Indonesia sendiri hidroponik ini telah berkembang pertama kalinya, yakni hidroponik substrat. Di mana hidroponik substrat ini adalah sistem hidroponok yang telah menggunakan media selain tanah dan juga steril, contohnya arang sekam, pasir, atau pun serbuk sabut kelapa.

Bahkan menariknya, Hidrponik Substrat ini juga tak hanya menggunakan air sebagai medianya, tapi juga menggunakan media padat (bukan tanah) yang bisa menyerap atau pun menyediakan nutrisi air, serta aerasi dan juga mendukung akar tanaman, seperti halnya fungsi tanah.

Media yang bisa dipergunakan dalam Sistem Hidroponik Substrat ini adalah batu apun, pasir, serbuk gergaji, atau pun gambut.

Kehebatan Sistem Hidroponik Substrat

Sistem Hidroponik Substrat

Sistem Hidrponik Substrat

Kemampuan dalam mengikat kelembaban suatu media tergantung pada ukuran partikel, bentuk, serta porositasnya, dimana semakin kecil ukuran partikelnya, maka akan semakin besar pula luas permukaan jumlah por, maka akan semakin besar juga kemampuan dalam menahan air. Luar biasa bukan?

Bentuk partikel media yang tak beraturan ini akan lebih banyak menyerap air jika dibandngkan dengan yang berbentuk bulat rata. Selain itu, media yang berpori ini juga memiliki kemampuan yang lebih besar dalam menahan air.

Untuk ukuran partikel serta komposisi organik dalam hidroponik sangat penting sekali, sebab itu akan menentukan baik kapasitas memegang air serta aerasi medianya. Aerasi yang baik serta kapasitas menahan air yang cukup penting untuk penanaman dalam jangka panjang, ukuran partikel yang baik umumnya kurang dari 0,59 mm.

Tak hanya itu saja, Media Tanam Hidroponik ini juga harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : bisa menyerap dan menghantarkan air, tidak mempengaruhi pH air, tidak mudah lapuk, dan tidak bisa berubah warna.

Sebab, pada dasarnya berbagai jenis media tanam selain tanah yang bisa dimanfaatkan untuk sistem ini karna fungsinya hanya sebagai pegangan akar, serta perantara larutan nutrisi saja.

Demikianlah ulasan yang bisa kami informasikan untuk Anda tentang Sistem Hidroponik Substrat, semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi Anda semuanya.

loading...